BINTAN (HAKA) – Ketua Dekranasda Bintan Hafizha Rahmadhani, mengapresiasi peserta yang mengikuti pelatihan pengolahan kulit afal untuk aksesoris.
Hafizha bangga, atas semangat anak-anak muda yang mau meningkatkan kompetensi, dan terlibat langsung dalam menangkap peluang usaha yang ada.
“Senang rasanya bisa bertemu anak-anak muda yang penuh semangat seperti ini. Untuk selanjutnya tinggal kalian kembangkan,” pesan Hafizha kepada peserta, Jumat (5/12/2025) di Sentra Fashion SKL.
Ia juga meminta agar peserta terus melatih dan kembangkan diri. Sebab, mode fashion dari tahun ke tahun pasti berubah, apalagi aksesoris.
“Update perkembangan dan upgrade kemampuan,” ucapnya.
Hafizah menjelaskan, kulit afal atau kulit sisa produksi yang selama ini terbuang menjadi limbah, sekarang dimanfaatkan dalam pelatihan ini.
“Ini menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi,” imbuhnya.
Adapun kulit yang digunakan adalah, kulit kangguru sisa produksi salah satu industri di Lobam yang memproduksi topi dan dompet berbahan kulit.
“Kami menggandeng narasumber dari Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik Yogyakarta,” sebutnya.
Hafizha menjelaskan bahwa para peserta tak hanya mendapatkan pembekalan teknis pengolahan, tetapi juga didorong untuk berani mengambil langkah menjadi pengusaha muda.
“Di usia muda ini jangan takut untuk melangkah, yang terpenting jangan pernah patah semangat dan berhenti untuk belajar” ucap Hafizha memberi motivasi. (rul)





