TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemerintah pusat memberikan perhatian serius, terhadap tingkat inflasi di Provinsi Kepulauan Riau saat ini.
Plt Kepala Disperindag Kepri, Riki Rionaldi, menyebut posisi Kepri kini masuk kategori rawan.
“Kepri urutan ke-11 dari 38 provinsi yang mendekati zona merah,” ungkap Riki, Rabu (28/1/2026).
Menurutnya, Menteri Dalam Negeri juga rutin memantau inflasi di tingkat daerah secara sangat ketat.
“Mendagri menggelar rapat inflasi mingguan sebanyak dua kali,” jelasnya.
Pemerintah Pusat mengecek kinerja kepala daerah setiap awal pekan secara rutin dan konsisten.
“Pusat mengecek progres setiap Senin atau Selasa,” tambah Riki.
Ia mengatakan, Mendagri akan menegur kepala daerah yang menunjukkan sikap abai terhadap masalah inflasi.
“Pusat menanyakan daerah yang cuek dan menelepon Gubernurnya langsung,” tegasnya.
Riki mengakui, pemerintah pusat menyampaikan peringatan keras demi menjaga stabilitas ekonomi dan pangan.
“Pusat memberi teguran keras jika stok pangan tidak menunjukkan kondisi aman,” ucapnya.
Untuk itu, Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri menginstruksikan seluruh jajarannya untuk bekerja lebih kreatif.
“Pak Gubernur meminta Disperindag aktif membangun kerja sama strategis,” kata Riki.
Kerja sama antardaerah menjadi kunci utama untuk menekan angka inflasi di Kepulauan Riau.
“Kami harus kreatif menjalin kemitraan pasokan dengan daerah lain,” pungkasnya. (sih)





