TANJUNGPINANG (HAKA) – Sejumlah masyarakat mengeluhkan, kondisi jalan yang sudah rusak di persimpangan Jalan Peralatan menuju Jalan DI Panjaitan Kilometer 7, Tanjungpinang.
Berdasarkan pantauan hariankepri.com di lokasi, bentuk jalan yang berlubang ini terlihat cukup besar, dan memiliki kedalaman sekitar 5 hingga 10 sentimeter. Ada dua lubang, yang terletak di sisi kanan dan kiri jalan tersebut.
Beberapa pengendara juga tampak melintasi lubang yang terisi dengan air hujan ini dengan perlahan, karena takut tergelincir atau tersangkut di dalam lubang tersebut.
Menurut Yeni, seorang ibu-ibu yang berjualan di Jalan Peralatan, bahwa kerusakan jalan ini sudah ada sejak tahun 2023 yang lalu. “Sudah lama, mirisnya tidak pernah diperbaiki atau sekadar ditambal,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Kamis (11/9/2025).
Bahkan, ironisnya, kata dia, sudah banyak orang yang pernah terjatuh dari motor akibat kondisi jalan yang berlubang cukup dalam tersebut.
“Setiap orang yang mau masuk ke Jalan Peralatan ini pasti pelan-pelan, terutama saat malam hari. Karena kalau malam, daerah sini juga kadang lampu jalannya mati, jadi banyak orang tidak nampak lubang dan kemudian jatuh,” sebutnya.
Sementara itu, salah satu warga yang berkunjung ke makam di Jalan Peralatan, Hendro, menilai, bahwa perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan yang sudah rusak tersebut sangat minim.
Terlebih lagi, kata Hendro, lokasi jalan rusak itu tidak jauh dari rumah beberapa pejabat di Pemerintah Provinsi Kepri . “Pasti pejabat ini tiap hari lewat sini, jadi tidak mungkin kalau tidak melihat jalan ini rusak. Mungkin dibiarkan saja selagi belum banyak makan korban jiwa, kalau sudah ada korban, baru ditangani,” ucapnya sinis. (dim)





