25.5 C
Tanjung Pinang
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img

DBD di Tanjungpinang Mengganas, Januari 2026 Sudah 14 Kasus

TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Kesehatan (Dinkes Tanjungpinang mencatat, peningkatan signifikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang tahun 2025.

“Total kasus yang dilaporkan mencapai 497 kasus,” sebut Kepala Dinkes, Rustam, kepada wartawan, kemarin.

Ia menyebutkan bahwa pada awal tahun 2026 tercatat 14 kasus DBD yang tersebar di sejumlah kelurahan.

“Perbandingannya dengan tahun 2024, angka kasus DBD tahun 2025 jauh lebih tinggi. Di Januari ini saja sudah ada 14 kasus,” ujarnya Kepada hariankepri.com, kemarin.

Berdasarkan data Dinkes, kelompok usia di atas 15 tahun menjadi penyumbang kasus terbanyak dengan persentase 48 persen.

Sementara itu, kelompok usia 5–14 tahun mencapai 42 persen dan balita sekitar 10 persen.

Ia menjelaskan, dalam enam bulan terakhir tahun 2025, rata-rata kasus DBD berkisar antara 40 hingga 50 kasus per bulan.

Lonjakan ini terutama terjadi saat musim hujan, dengan puncak kasus menjelang akhir tahun.

Ia mengakui masih ada tantangan dalam upaya pengendalian DBD. Di antaranya kesadaran masyarakat juga masih kurang, serta kondisi sanitasi lingkungan yang kurang terjaga.

“Termasuk perubahan cuaca yang tidak menentu,” sebutnya.

Untuk menekan angka kasus, Dinkes setempat terus menyosialisasikan kepada masyarakat agar rutin menerapkan program 3M.

“Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,” katanya.

Selain itu, fogging atau pengasapan juga dilakukan secara berkala di wilayah yang teridentifikasi sebagai lokasi penyebaran DBD. (dan)

Baca Juga:  RSJKO EHD Bintan Siap Layani Pasien Rehabilitasi Narkoba
Nuzli Ramadhani
Nuzli Ramadhani
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa dan isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru