TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri, mengevaluasi dampak kebijakan Work From Home (WFH) yang berlaku bagi ASN terhadap tagihan listrik kantor.
“Berdasarkan perbandingan tagihan Mei lalu, pemberlakuan WFH memberikan penghematan listrik sekitar 2 persen,” ungkap Kepala Dinas ESDM Kepri, Darwin.
Darwin menilai angka tersebut belum terlalu signifikan kepada hariankepri.com, Sabtu (30/5/2026).
Hal ini terjadi karena kebijakan WFH pada periode tersebut baru berjalan selama 4 hari dari total 20 hari kerja efektif.
“Perangkat elektronik vital seperti server pusat data dan CCTv juga harus tetap menyala 24 jam meskipun gedung kosong,” pungkasnya.
Selain mengevaluasi WFH, Dinas ESDM Provinsi Kepri juga gencar menggalakkan program konservasi energi di bangunan gedung pemerintah maupun swasta.
Darwin mengungkapkan, pihaknya bekerja sama dengan lembaga internasional asal Jerman, GIZ, untuk menjalankan program tersebut.
“Batam menjadi salah satu pilot project nasional. GIZ melakukan audit dan penilaian manajemen energi bangunan,” ujarnya.
Rekomendasi audit mencakup langkah teknis penghematan, seperti penggunaan sensor gerak pada toilet hingga peralihan total lampu ke teknologi LED. (sih)





