27 C
Tanjung Pinang
Minggu, Juli 19, 2026
spot_img

Data Dinkes: Hipertensi dan Diabetes Jadi Kasus Tertinggi di Kepri

TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri merilis tren penyakit tertinggi, berdasarkan hasil skrining dan pemeriksaan kesehatan masyarakat di seluruh kabupaten/kota.

​Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Yosei Susanti mengungkapkan, penyakit hipertensi dan diabetes saat ini menjadi kasus paling banyak di masyarakat Kepri.

​”Dari akumulasi seluruh daerah, Hipertensi mendominasi,” ujar Yosei, kemarin.

Menurutnya, ​pola hidup masyarakat sangat memengaruhi penyakit ini, sementara faktor genetik atau keturunan hanya menyumbang persentase kecil.

​Meski temuan penyakit tersebut cukup tinggi, Yosei meminta masyarakat tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan lanjutannya.

​”Untuk pembiayaan tidak ada masalah. Sekitar 98 persen masyarakat Kepri sudah ter-cover BPJS Kesehatan,” tegasnya.

​Segala tindakkan medis otomatis masuk jaminan BPJS Kesehatan. Apalagi, ​Pencapaian status Universal Health Coverage (UHC) yang hampir menyentuh angka 100 persen di Kepri.

“Kami terus mendorong masyarakat melakukan skrining kesehatan secara berkala,” ujarnya.

​Langkah ini bertujuan agar penyakit seperti hipertensi dan diabetes bisa terdeteksi serta mendapat penanganan sedini mungkin. (sih)

Baca Juga:  Pekan Pertama Juli, Ditresnarkoba Polda Kepri Bongkar 7 Kasus Narkoba
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru