TUMPUKAN sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ganet, Kota Tanjungpinang kini menyerupai bom waktu yang terus berdetak.
Setiap hari, tak kurang dari 150 ton limbah warga Tanjungpinang menggunung di lahan seluas 9 hektare tersebut, memaksa pengelola memutar otak menghadapi ruang yang kian sempit.
Jika laju produksi sampah tak segera diredam, satu-satunya benteng sanitasi di ibu kota Kepulauan Riau ini, diprediksi bakal lumpuh total pada 2030.
Ironisnya, ancaman problem sampah ini sebenarnya sudah terbaca sejak satu dekade silam. Jadi seperti apa kondisi TPA Ganet, berikut pendapat pengelola dan pengamat lingkungan, baca selengkapnya DI SINI!.
Penulis : Dimas





