TANJUNGPINANG (HAKA) – Kabar kurang sedap menghampiri para guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ) di Provinsi Kepulauan Riau.
“Nilai insentif mereka tahun ini menurun,” ucap Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kepri, Sudianto, kepada hariankepri.com.
Sudianto membenarkan pengurangan nilai insentif tersebut, meskipun jumlah penerimanya tetap sama seperti sebelumnya.
“Memang ada pengurangan nilai, walaupun jumlah penerima tetap sama. Ini imbas pemotongan dana Transfer ke Daerah dari pusat,” ujarnya.
Sudianto menjelaskan, kondisi keuangan daerah saat ini harus menyesuaikan kapasitas fiskal, akibat kebijakan pemerintah pusat tersebut.
Mengenai mekanisme penyaluran, ia menegaskan seluruh data penerima bersumber dari Kementerian Agama. Pihaknya mengikuti usulan dari instansi tersebut.
“Datanya dan pengajuan itu semua dari Kemenag. Dari Kemenag pusat ke provinsi, lalu ke kami di Biro Kesra,” jelasnya.
Pihak Biro Kesra hanya memvalidasi ulang, berdasarkan data yang telah Kemenag berikan kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
“Kami meminta data dari Kemenag. Kami hanya memvalidasi ulang berdasarkan usulan, bukan memverifikasi lapangan satu per satu,” tambahnya.
Meskipun nilainya menurun, Pemprov Kepri tetap berkomitmen menyalurkan insentif sebagai bentuk apresiasi pengabdian para pendidik keagamaan. (sih)





