BATAM (HAKA) – Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, menyerahkan bantuan revitalisasi pendidikan melalui Program PHTC Presiden Prabowo Subianto di SMAN 1 Batam, Selasa (12/5/2026).
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyebut, program revitalisasi dan digitalisasi ini sangat krusial bagi kenyamanan belajar siswa di Kepulauan Riau.
“Melalui fasilitas baru seperti ruang kelas dan praktik, kami berharap murid belajar dengan aman, nyaman, dan bahagia,” ujar Nyanyang.
Ia memaparkan, tahun 2025 lalu Kepri memperoleh alokasi anggaran revitalisasi pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB senilai total Rp59,16 miliar.
Pemerintah mengalokasikan Rp33,5 miliar untuk pembangunan jenjang SMA. Sementara jenjang SMK mendapat Rp24,89 miliar, dan SLB menerima kucuran Rp754 juta.
Sinergi pemerintah daerah dan pusat mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri meningkat hingga mencapai angka 80,53 poin saat ini.
“IPM naik 0,8 persen. Capaian literasi Bahasa Indonesia dan Matematika siswa kita juga masuk peringkat terbaik nasional,” ungkapnya.
Nyanyang menitipkan harapan, agar pemerintah pusat terus mendukung pemenuhan peralatan praktik bagi siswa-siswi SMK yang berada di wilayah Kepulauan Riau.
“Masih banyak kekurangan peralatan praktik untuk meningkatkan kompetensi lulusan. Semoga pemerintah pusat memberi perhatian lebih lanjut ke depan,” pungkasnya. (adv)





