TANJUNGPINANG (HAKA) – Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura meminta aparatur desa tetap optimistis meski Dana Desa 2026 turun drastis.
Sebab kata Nyanyang, Kepri hanya memperoleh alokasi Dana Desa sebesar Rp77,76 miliar untuk 275 desa. Angka ini merosot sekitar 64 persen.
Ia menegaskan, penurunan anggaran harus menjadi momentum aparatur desa untuk lebih inovatif mengoptimalkan potensi sumber daya lokal.
Nyanyang mengakui keterbatasan anggaran menantang program pembangunan.
Namun, ia menekankan pentingnya tata kelola administrasi akuntabel dan kerja sama.
Penguatan kapasitas aparatur desa menjadi kunci agar desa tetap berdaya saing di tengah keterbatasan fiskal.
“Saya akan membawa langsung rekomendasi kebijakan ke tingkat pusat agar kebijakan pusat sesuai kebutuhan riil Kepri,” tegasnya.
Menurutnya, penguatan kapasitas aparatur desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi kunci agar desa tetap berdaya saing.
“Meskipun di tengah keterbatasan fiskal,” tukasnya. (sih)





