TANJUNGPINANG (HAKA) – ​Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tanjungpinang, menghentikan sementara operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) akibat sebaran kabut asap.
​Koordinator SPPG Kota Tanjungpinang, Retno Dwi mengonfirmasi penghentian pasokan makanan gizi tersebut, karena para siswa mengalihkan aktivitas belajar ke rumah.
​”Untuk pelayanan MBG tidak kami berikan dan SPPG tidak beroperasi,” ujar Retno, Rabu (16/9/2026).
​Retno menjelaskan kebijakan penghentian dapur operasional mematuhi Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang serta Pemprov Kepri.
​Langkah ini menyelaraskan skema distribusi makanan, dengan masa pelaksanaan Belajar dari Rumah (BDR) bagi seluruh jenjang sekolah.
​Dapur SPPG kembali memproduksi dan menyalurkan paket MBG begitu pemerintah daerah membuka kembali aktivitas sekolah secara tatap muka.
​”Kami menunggu peserta didik kembali melakukan kegiatan belajar di sekolah,” tutur Retno menegaskan.
​Pemerintah Kota Tanjungpinang sebelumnya memberlakukan pembelajaran daring bagi siswa PAUD hingga SMP sejak 15 hingga 18 September 2026 demi membentengi kesehatan anak dari bahaya polusi asap. (fik)




