28.7 C
Tanjung Pinang
Sabtu, Januari 17, 2026
spot_img

Daerah Tergantung APBD, Rudi Chua: Segera Eksekusi APBD 2026

TANJUNGPINANG (HAKA) – Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudi Chua, meminta pemprov segera merealisasikan anggaran, setelah penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2026.

Ia menilai, keterlambatan pencairan APBD akan memperparah kondisi ekonomi masyarakat yang sudah lesu selama dua tahun terakhir.

“Kita berharap secepat mungkin, karena konsumsi daerah melalui APBD ini menjadi motor penggerak ekonomi,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Sabtu (10/1/2026).

Politisi Hanura ini menjelaskan, hampir seluruh kabupaten kota se-Provinsi Kepri, kecuali Batam, memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap APBD.

Wilayah seperti Tanjungpinang, Lingga, Natuna, hingga Anambas akan merasakan dampak langsung jika anggaran terlambat mengalir.

Terlebih lagi, saat ini harga kebutuhan pokok sedang merangkak naik menjelang hari besar keagamaan.

“Kondisi ini semakin sulit karena adanya kebijakan dari pusat yang memengaruhi kenaikan harga hampir seluruh bahan pangan,” katanya.

Ia juga menyoroti nasib para pegawai, khususnya tenaga honorer atau THL, yang kerap menjadi korban keterlambatan gaji akibat proses administrasi DPA yang belum tuntas.

Menurut pengalamannya, para ASN biasanya baru menerima gaji pada pekan ketiga Januari, sementara tenaga honorer seringkali harus menunggu lebih lama, bahkan hingga tiga bulan.

“Kita harus hindari hal-hal seperti ini terulang kembali,” tegasnya.

Ia meminta Pemprov Kepri bergerak lincah mempersiapkan administrasi, mulai dari penyerahan DPA hingga penerbitan SK sejenisnya.

“Tanpa kelengkapan administrasi, DPA yang sudah keluar tetap tidak akan bisa mencairkan anggaran untuk kepentingan rakyat,” tutupnya. (dim)

Baca Juga:  Mudik Nataru, Polresta Tanjungpinang Buka Layanan Titip Kendaraan
Dimas Bona
Dimas Bona
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2023. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa kriminal serta isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Anggota aktif Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang, yang menunjukkan komitmennya terhadap jurnalisme yang profesional dan independen.
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru