TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemprov Kepri menyiapkan strategi untuk mengendalikan harga bahan pokok menjelang Ramadan, dan menjaga stabilitas harga pasar.
Plt Kepala Disperindag Kepri, Riki Rionaldi, merancang operasi pasar murah, yang bertujuan membantu meringankan beban ekonomi warga.
“Kami merencanakan minimal tiga kali hingga sembilan kali operasi pasar,” ucap Riki beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pemerintah provinsi mengambil langkah strategis ini, sebagai bentuk antisipasi dini.
“Kita ingin menyambut bulan puasa dengan persiapan yang maksimal. Prinsip sedia payung sebelum hujan,” ujarnya.
Riki menjelaskan bahwa pemerintah harus mencegah kenaikan harga jauh hari, dan
Disperindag mengutamakan upaya pencegahan tersebut.
“Kita bergerak cepat agar spekulan tidak memainkan harga bahan pokok di pasaran,” tegasnya.
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kepri juga akan turun tangan, dan siap membantu masyarakat melalui berbagai program pangan murah.
“Kemungkinan akan ada minimal lima kali operasi pasar. Langkah tersebut menambah kekuatan intervensi pasar di wilayah Kepri,” pungkasnya. (sih)





