BATAM (HAKA) – Pemko Batam mengambil langkah strategis, guna memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Agenda ini meliputi pembenahan data kependudukan, pengawasan proyek oleh KPK, hingga perbaikan sistem pengelolaan sampah perkotaan.
“Kami ingin seluruh proses pembangunan Batam menaati aturan dan bersih dari praktik korupsi,” ujar Sekretaris Daerah Batam, Firmansyah.
Tim KPK RI melakukan pencegahan korupsi, melalui peninjauan langsung, terhadap sejumlah proyek strategis di berbagai wilayah daerah.
Tim memantau progres pembangunan sekolah, laboratorium kesehatan, hingga rehabilitasi gedung shelter guna menjamin transparansi pekerjaan.
“Kehadiran KPK memperkuat sistem sehingga pemerintah dapat mempertanggungjawabkan pembangunan kepada seluruh masyarakat,” kata Firmansyah, kemarin.
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menginstruksikan pembentukan satuan tugas khusus untuk menyinkronkan data kependudukan daerah.
Langkah tersebut bertujuan, agar program bantuan sosial serta kebijakan publik lainnya menjangkau sasaran yang tepat.
“Disdukcapil wajib menjadi rujukan data utama guna menghapus perbedaan informasi antarinstansi pemerintah,” tegasnya. (sih)





