TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Dispora Tanjungpinang Ruli Friady menegaskan, pihaknya memperketat pengawasan Gerak Jalan Proklamasi 2026.
“Ini demi mencegah insiden seperti kejadian tahun lalu terulang kembali,” kata Ruli kepada wartawan.
​Ruli menjelaskan, bahwa tim gabungan TNI dan Polri akan mengamankan kegiatan, serta mengawasi perlombaan untuk menindak peserta yang melanggar aturan.
​”Jika ada peserta melanggar aturan, kami langsung bubarkan,” tegas Ruli, Kamis (16/7/2026).
​Ruli menyebut, penyebab insiden tahun lalu adalah salah paham sistem penilaian, bukan karena persaingan ketat perebutan juara antar-kelompok peserta.
​”Peserta ingin tiba duluan, padahal panitia menilai ketepatan waktu, bukan siapa yang paling cepat,” tambahnya.
​Mengenai sanksi pelanggar, panitia akan menyesuaikan tindakan dengan kondisi lapangan namun tetap menuntut sportivitas seluruh peserta lomba.
​”Kita lihat nanti perkembangannya di lapangan, tapi kami harap warga menghindari insiden serupa,” tuturnya.
​Agenda tahunan ini selalu memikat antusiasme masyarakat luas, bahkan mendatangkan peserta asal Kabupaten Bintan hingga Kota Batam.
​Oleh karena itu, Dispora Tanjungpinang memprioritaskan faktor keamanan dan ketertiban umum sepanjang pelaksanaan kegiatan massa tersebut.
​”Kami ingin menjamin kelancaran kegiatan ini agar masyarakat luas dapat menikmati kemeriahan Gerak Jalan Proklamasi,” pungkas Ruli. (fik)






