TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri telah membagikan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD 2026.
Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, pihaknya menjalankan beberapa kegiatan melalui skema lelang dini.
“Beberapa kegiatan lelang dini sudah mulai,” ujarnya, kepada hariankepri.com, kemarin.
Untuk kegiatan lainnya, ia menginstruksikan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), segera merampungkan seluruh persiapan administrasi.
“Masih menunggu administrasinya, semua harus selesai cepat, kalau sudah boleh jalan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ansar menegaskan, tidak ingin ada penundaan dalam pelaksanaan program strategis pada tahun ini.
“Setiap kepala OPD harus mengawal ketat setiap kewajiban agar pengerjaan proyek tepat sasaran,” tegasnya.
Guna menjamin kelancaran program, Pemprov Kepri menerapkan pola pengawasan melekat melalui rapat koordinasi mingguan.
“Setiap Senin kita rutin menggelar rapat evaluasi untuk memantau progres lapangan,” ucapnya.
Langkah percepatan ini bertujuan agar program pada sektor kesehatan, pertanian, pariwisata, hingga infrastruktur pendongkrak PAD segera memberikan manfaat nyata.
“Tujuannya agar berdampak positif bagi masyarakat Provinsi Kepri,” tukasnya. (dim)





