BATAM (HAKA) – BP Batam menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang, selesai pada tahun 2028.
Sekolah tersebut berdiri di atas lahan Hak Pengelolaan (HPL) BP Batam seluas 18,5 hektar. Proyek itu sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, sekolah itu menggabungkan pendidikan karakter dan keterampilan vokasi.
“Kehadiran Sekolah Rakyat Merah Putih untuk mempersiapkan generasi muda yang unggul dan siap bersaing,” ujarnya.
BP Batam kini menyelesaikan berbagai persyaratan administrasi dan teknis sebelum memulai pembangunan fisik.
Proses tersebut meliputi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
“BP Batam juga mengerjakan pemagaran kawasan, serta penanganan awal untuk mengurangi potensi banjir,” kata Amsakar.
Ia menjelaskan, sekolah itu menjadi investasi jangka panjang yang membuka akses pendidikan bbagi anak dari keluarga kurang mampu.
“Program ini membuka peluang bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan ekonomi agar memperoleh pendidikan berkualitas,” katanya.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan sekolah tersebut mendukung target Indonesia Emas 2045.
“Pemerintah ingin anak-anak dari keluarga prasejahtera mendapat pendidikan yang layak dan bekal menghadapi dunia kerja,” pungkasnya. (sih)






