BATAM (HAKA) – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir, terus memulihkan layanan air minum di Kota Batam.
​Suplai air bersih di sebagian besar wilayah terdampak relokasi pipa Muka Kuning kini mulai berangsur normal.
​Namun BP Batam dan PT ABHi, tetap memberikan perhatian khusus pada sejumlah area ujung jaringan dan berelevasi tinggi.
​Wilayah tersebut meliputi Sei Lekop, Sagulung Baru, Tanjung Sengkuang, Batu Merah, Bengkong, serta kawasan Marina.
​Kepala BP Batam Amsakar Achmad meninjau langsung kawasan Kavling Sagulung Berseri, Sei Lekop, kemarin.
​”Penyelesaiannya butuh waktu, namun suplai mobil tangki harus tetap mengalir,” tegasnya.
​Amsakar memerintahkan jajaran SPAM dan PT ABHi menghitung kebutuhan armada tangki secara tepat.
​BP Batam menyiapkan pengalihan anggaran multiyears guna menambah unit armada tangki air.
​Sebagai langkah jangka pendek, BP Batam dan PT ABHi rutin menyalurkan air melalui mobil tangki ke lokasi prioritas.
​Pembagian pasokan ini menyasar permukiman warga serta titik fasilitas publik.
​Sementara itu, tim teknis mengebut perkuatan infrastruktur pipa sebagai solusi jangka panjang kawasan terdampak.
​Program Quick Win menargetkan proyek jaringan sekunder di kawasan Saguba, Sei Lekop, dan Marina rampung pada akhir November 2026.
​Secara keseluruhan, seluruh penataan sistem jaringan pipa ditargetkan selesai penuh pada akhir tahun 2026.
​”Target kami jelas untuk memastikan pasokan air masyarakat aman,” pungkas Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano. (sha)




