27.6 C
Tanjung Pinang
Rabu, Oktober 14, 2026
spot_img

BMKG: Asap Kiriman dari Kalimantan Mulai Meluas di Pulau Bintan

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kabut asap kiriman dari wilayah Kalimantan, kembali terpantau menyelimuti sejumlah wilayah Provinsi Kepri, termasuk Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang.

​Kepala BMKG Tanjungpinang Ahmad Kosasih, memantau kondisi tersebut melalui Citra Satelit Himawari pada Sabtu (26/9/2026) pukul 16.00 WIB.

​Ia menyebut, Kecamatan Tambelan di Kabupaten Bintan menjadi wilayah Kepri yang paling kerap menerima hembusan kabut asap Kalimantan.

​“Tambelan paling sering mendapat kiriman kabut asap dari Kalimantan sejak 25 Agustus 2026,” katanya.

​Arah angin membawa massa udara dari wilayah timur menuju bagian barat dan utara, sehingga memicu pergerakan kabut asap tersebut.

​Saat ini, hembusan angin di wilayah Kepri dominan bergerak dari arah timur hingga tenggara menuju barat laut hingga utara.

​Pola pergerakan angin ini mendorong asap dari wilayah Kalimantan berpotensi melintasi sejumlah kawasan di Kepulauan Riau.

​Meski demikian, hasil pemantauan BMKG pada 26 September 2026 tidak menemukan titik panas sama sekali di sekitar Pulau Bintan.

“​Artinya, asap yang menyelimuti Bintan dan Tanjungpinang tidak serta-merta bersumber dari kejadian kebakaran lokal di Pulau Bintan,” tukasnya.

​Namun, Ahmad mengimbau masyarakat tetap mewaspadai potensi pemunculan asap lokal dalam beberapa hari ke depan.

​Sebab, pemantauan BMKG bersama laporan BPBD masih mencatat indikasi kebakaran lahan dan hutan di beberapa titik Pulau Bintan.

​“Kondisi tersebut berpotensi menghasilkan asap dan menurunkan kualitas udara,” ujarnya. (fik)

Baca Juga:  Rawat Hasil Revitalisasi, Ansar Pimpin Goro di Penyengat
Taufik A Habu, S.Psi.
Taufik A Habu, S.Psi.
Lahir di Gorontalo 31 Januari 1982, menamatkan pendidikan Sarjana Psikologi pada tahun 2008 di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, kini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi hariankepri.com. Dua kali meraih nominator Dahlan Iskan Award dan RDK Award di tahun 2011, 2012 dan 2013.
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru