TANJUNGPINANG (HAKA) – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kepri, mengonfirmasi dana pinjaman daerah dari Bank Jabar Banten (bjb) sudah mulai cair.
​Kepala BKAD Venni Meitaria Detiawati mengungkapkan, proses penarikan instrumen pembiayaan daerah tersebut bertujuan mendukung progres kegiatan lapangan.
​”Sudah ada pencairan. Hingga hari ini, total penarikan sekitar Rp7,1 miliar,” ujar Venni, Kamis (18/6/2026).
​Venni mengatakan, ada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri, menarik dana miliaran tersebut demi kelancaran kegiatan.
​Ketiga instansi teknis yang telah melakukan penarikan dana pinjaman terdiri dari Dinas PUPP, Dinas Perhubungan, serta Dinas Perkim Kepri.
​Mengenai mekanisme penarikan dana pinjaman daerah, Venni menjelaskan, bahwa bank tidak mencairkan anggaran secara sekaligus dalam satu waktu.
​Tiap-tiap OPD mengajukan permohonan penarikan secara bertahap, berdasarkan per masing-masing kegiatan yang bersumber dari dana pinjaman tersebut.
​Venni menyebutkan, OPD biasanya mengusulkan pengajuan pencairan untuk pemenuhan uang muka kerja, ataupun menyesuaikan progres fisik pekerjaan lapangan.
​”Pengajuannya bertahap per OPD, jadi bukan dicairkan sekaligus,” pungkasnya. (sih)






