TANJUNGPINANG (HAKA) – Bangunan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di Kota Tanjungpinang, belum beroperasi meski proses pembangunannya telah rampung.
Kondisi itu memunculkan pertanyaan masyarakat, terkait penyebab belum berjalannya program pemenuhan gizi nasional tersebut.
Koordinator SPPG Tanjungpinang, Retno Dwi, menyebut keterlambatan operasional tidak berkaitan dengan perizinan di tingkat daerah.
“Masih menunggu arahan pusat,” katanya kepada hariankepri.com, kemarin.
Retno menjelaskan, Badan Gizi Nasional (BGN) mengatur seluruh petunjuk teknis pelaksanaan operasional SPPG.
BGN juga akan menentukan waktu pelaksanaan pengolahan makanan dan pendistribusiannya kepada penerima manfaat.
“Operasional dapurnya masih menunggu arahan dari BGN Pusat,” ujarnya.
Retno belum bisa memastikan, jadwal dimulainya operasional SPPG di Kota Tanjungpinang karena masih menunggu instruksi dari BGN. (sih)





