TANJUNGPINANG (HAKA) – Rangkaian kegiatan Gerak Jalan Proklamasi 2025 akan resmi dibuka dengan kategori rute 17 kilometer, Sabtu (23/8/2025).
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang, Ruli Friady memaparkan, bahwa kategori pertama dibuka tersebut dimulai pada pukul 06.00 WIB.
Nantinya, para peserta akan mengambil titik start di Terminal Sei Carang, kemudian melintasi Jalan DI Panjaitan, Jalan MT Haryono, Jalan Brigjen Katamso, Jalan IR Juanda, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Wiratno, Jalan Yos Sudarso dan Jalan Gurindam 12.

‘Nantinya rute 17 kilometer ini akan finis di pelataran Taman Tugu Sirih, Tepilaut,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Jumat (22/8/2025).
Kemudian, untuk keesokan harinya, tepatnya Minggu (24/8/2025), rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan gerak jalan kategori rute 8 kilometer pada pukul 06.00 WIB.
Untuk rutenya, kategori ini akan dimulai dari Terminal Sei Carang, kemudian melintasi Jalan DI Panjaitan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Basuki Rahmat, dan finis di Lapangan Pamedan.

Selanjutnya, kategori terakhir, yakni rute 45 kilometer, akan dimulai dari halaman Kantor Walikota Tanjungpinang pada tanggal 30 Agustus 2025 malam.
“45 kilometer ini mulainya pukul 20.00 WIB. Untuk rutenya, peserta akan melintasi beberapa jalan besar seperti Jalan Daeng Celak, Jalan WR Supratman, Jalan Bandara, Jalan Ganet Lama, hingga ke gerbang Timur Lapangan Dishub Tanjungpinang,” sebutnya.
Kemudian setelah itu, para peserta akan lanjut melintasi Jalan Raja Haji Fisabilillah, Jalan Raya Dompak, melintasi bundaran Tri Matra, Jalan Haji Mohammad Sani, Jalan Wiratno, Jalan Yos Sudarso, Jalan Gurindam 12, dan finis di pelataran Taman Tugu Sirih.

“Semua persiapan kegiatan sudah kita matangkan agar kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan memberikan kesan positif bagi semua yang terlibat,” bebernya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, menambahkan, bahwa Gerak Jalan Proklamasi bukan sekadar ajang lomba tahunan, melainkan momen penting dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan warga kota.
“Ini menjadi tradisi yang dinanti-nanti setiap tahunnya. Gerak jalan ini adalah simbol semangat perjuangan, persatuan, dan sportivitas. Pemerintah tentu berkomitmen penuh agar kegiatan ini berlangsung meriah, aman, dan tertib,” katanya. (dim)





