TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala PT Pelni Cabang Tanjungpinang, Putra Kencana mengatakan, dua kapal perintis direncanakan pindah ke Pelabuhan Tanjung Moco Dompak, Tanjungpinang, pada tahun 2026 mendatang.
Ia menyebutkan 2 kapal milik PT Pelni itu yakni, Kapal Perintis Sabuk Nusantara 48 dan Sabuk Nusantara 36. Kedua kapal ini, kata Putra, akan melayani penumpang antarpulau wilayah Kepri dari Tanjung Moco Dompak.
Artinya, pergerakan masuk keluar penumpang terpusat hanya di Tanjung Moco. Tentunya, menurut Putra, akan memudahkan PT Pelni dalam memenej operasional kapal perintis untuk melayani penumpang serta pengangkatan barang ke depannya.
“Kalau sudah satu titik di Moco, kami sebagai operator kapal penumpang akan lebih efektif dan efisien baik dari segi waktu, operasional maupun jarak tempuh,” terang Putra, Kamis (4/9/2025).
Putra menambahkan, Dermaga Pelabuhan Tanjung Moco lebih representatif sistem navigasi alur, dengan ketinggian air pasang mencapai 12 meter, dan air surut 8 meter. Sehingga, memudahkan aktivitas naik turun penumpang kapal perintis ke depannya.
“Kalau di Pelabuhan Sri Payung Batu 6 Tanjungpinang harus menunggu air pasang, baru bisa bongkar muat penumpang,” terangnya.
Putra menambahkan, rencana pengoperasian Pelabuhan Moco Dompak telah dibahas dalam rapat antara PT Pelni Tanjungpinang, Dishub Kepri, BP Kawasan FTZ Tanjungpinang serta PT Pelabuhan Kepri (Perseroda). Bahwa, BUMD Pemprov Kepri ditunjuk sebagai operator Pelabuhan Tanjung Moco Dompak tersebut tahun depan.
“Tinggal pihak Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Kepri membangun fasilitas sementara penumpang seperti ruang tunggu, toilet, tempat ibadah, serta lampu penerangan pelabuhan,” tutupnya.
Sementara itu, Direktur PT Pelabuhan Kepri Awaluddin membenarkan rencana tersebut. Saat ini, pihaknya dalam progres penyelesaian administrasi terkait penunjukan atau pelimpahan BUP Kepri sebagai operator pelabuhan oleh BP Kawasan Tanjungpinang.
“BP Tanjungpinang sebagai penerima aset itu dari Kementerian Perhubungan. Insyaallah, kita akan berkolaborasi dengan BP Tanjungpinang untuk membangun fasilitas pendukung untuk penumpang dan lain sebagainya,” imbuhnya. (rul)





