BINTAN (HAKA) – Komisi III DPRD Bintan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Bintan Kijang, kemarin. Kunjungan para wakil rakyat itu berkaitan dengan pelayanan rumah sakit terhadap penanganan pasien.
Anggota Komisi I DPRD Bintan, Muhammad Wahyu Nugraha mengatakan, banyak masyarakat Bintan terutama konstituennya daerah pemilihan (dapil) 3, Kecamatan Bintan Timur, mengeluhkan pelayanan RSUD Bintan yang belum optimal.
Menurut Wahyu, warga sering keluhkan soal administrasi rujukan pasien dari RSUD Bintan ke RSUD RAT Provinsi Kepri, ke RSAL Tanjungpinang maupun rumah sakit lainnya.
“Karena beberapa pasien, penyakitnya sudah ditahap lanjut. Kalau dirawat di sini tidak akan optimal. Sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Provinsi maupun RSAL,” terangnya usai sidak.
Kedatangan mereka untuk memperjelas prosedur administrasi penanganan pasien, serta bagaimana penyelesaian dan solusi pihak rumah sakit mengenai permasalahan tersebut.
“Kami berharap dirawat terlebih dahulu di rumah sakit rujukan. Lalu, menyusul administrasi pasien,” saran para anggota dewan kepada pihak rumah sakit.
Wahyu menyebut, hasil pertemuan Anggota DPRD Bintan dan Manajemen RSUD Bintan terungkap, rumah sakit rujukan kerap menolak, apabila administrasi pasien belum lengkap.
“Kami menginginkan ada kebijakan menguntungkan bagi pasien. Persoalannya, ada di rumah sakit rujukan,” jelas Wahyu asal Fraksi Golkar Bintan.
Meski demikian, sambung Wahyu, dirinya bersama rekan-rekan lainnya mengingatkan RSUD Bintan dapat mengoptimalkan pelayanan kesehatan. Sebab, sektor kesehatan menjadi targetunggulan dalam pembangunan daerah ini.
“Kebijakan-kebijakan daerah adalah kesejahteraan sosial, kesehatan. Untuk itu, pihak rumah sakit harus meningkatkan pelayanan, karena berkaitan dengan kepuasan masyarakat,” tutupnya.
Anggota Komisi II DPRD Bintan, Ahmad Makruf menambahkan, pelayanan rumah sakit harus dioptimalkan lagi, khusus bagi warga Kecamatan Mantang dan Kecamatan Bintan Pesisir.
“Sebab, jarak tempuh warga cukup jauh harus melintas lautan untuk dapatkan penanganan kesehatan,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Direktur RSUD Bintan drg Toni Masruri mengatakan, pihaknya akan melakukan audiensi dengan Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT) Provinsi Kepri, Batu 8, Kota Tanjungpinang.
“Supaya pasien rujukan dari sini mendapat perhatian khusus untuk dilanjutkan penanganan medisnya,” tutupnya. (rul)





