LAMPU remang hotel melati di sudut Kota Tanjungpinang, kini punya cerita baru. Bukan lagi sekadar tempat singgah pelancong yang kelelahan, tapi mulai beralih fungsi menjadi hunian tetap bagi para pekerja seks.
Fenomena hotel rasa kos-kosan ini, menjadi strategi pamungkas para pengelola wisma, di tengah himpitan ekonomi industri perhotelan yang kian lesu.
Sosiolog dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Nanik Rahmawati, melihat pergeseran ini sebagai simbiosis yang pragmatis.
Seperti apa uraian dan pandangan Nanik mengenai fenomena ini, baca selengkapnya DI SINI!.
Penulis : Masrun




