TANJUNGPINANG (HAKA) – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, membantah kabar, bahwa Garuda Indonesia menghentikan penerbangan di RHF karena kekurangan penumpang.
Ia menjelaskan, bahwa pihak maskapai sedang menata ulang armada untuk memenuhi kebutuhan di rute-rute yang lebih padat.
“Bukan karena tidak ada penumpang. Ini murni alasan kebutuhan armada,” ujar Lis kepada hariankepri.com, Senin (26/1/2026).
Lis berharap Gubernur Kepri segera memfasilitasi komunikasi guna menghidupkan kembali aktivitas bandara.
Menurutnya, distribusi penerbangan harus merata dan tidak boleh hanya terpusat di Batam, agar Bandara RHF bisa berkembang menjadi bandara internasional.
“Kepri bukan cuma Batam. Ada Karimun, Bintan, Anambas, dan Natuna. Kita harus duduk bersama agar terintegrasi dan saling mendukung,” tegasnya.
Sebagai perbandingan, Lis menyebut maskapai lain seperti Batik Air dan Citilink masih mencatat tingkat keterisian penumpang yang stabil di Tanjungpinang.
“Pasar domestik di Tanjungpinang tetap potensial,” imbuhnya.
Ia mengatakan, dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Tanjungpinang akan menemui manajemen Garuda Indonesia secara langsung.
“Kami akan meminta manajemen Garuda kembali memfasilitasi penerbangan ke Tanjungpinang,” pungkasnya. (dan)





