TANJUNGPINANG (HAKA) – Warga di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Tanjungpinang Timur, mengeluhkan kondisi jalan yang saat ini rusak parah.
Pantauan hariankepri.com, lubang-lubang besar dan permukaan tanah yang tidak rata, mengancam keselamatan para pengendara sepeda motor setiap hari.
Susi, seorang pemilik warung di jalan tersebut, mengaku, pernah menyaksikan banyak motor yang terperosok hingga terjatuh.
Ia menceritakan bahwa kerusakan jalan ini telah menyiksa warga sekitar lebih dari dua tahun tanpa ada solusi.
“Suami saya bahkan berinisiatif menambal jalan di depan warung pakai semen dan tanah demi mencegah jatuhnya korban,” ujarnya.
Ia berharap, agar pemerintah daerah segera menurunkan tim untuk memperbaiki aspal yang hancur.
Sementara itu, Ketua RT 01/RW 02, Eko Septiarno, menjelaskan bahwa guyuran hujan terus-menerus mengikis tambalan semen sehingga jalan kembali rusak dalam sekejap.
Eko menyebut bahwa banyak pengendara motor sering rem mendadak, karena kaget melihat lubang hingga akhirnya mereka terpelanting ke aspal.
“Kami sudah komunikasi dengan Dinas PU yang menjanjikan perbaikan pada tahun 2026 ini,” ungkapnya.
Ia mendesak Pemerintah Kota Tanjungpinang agar segera melapisi ulang aspal demi kelancaran akses dan keselamatan nyawa para pengguna jalan. (dan)





