TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPP) Kepri telah menyerap 24,32 persen, dana pinjaman Bank Jabar Banten (bjb) hingga awal Juli 2026.
Dinas PUPP menggunakan pinjaman daerah senilai Rp400 miliar itu, untuk membiayai pembangunan infrastruktur tahun ini.
“Sekitar 90 persen anggaran infrastruktur bersumber dari dana pinjaman Rp400 miliar itu, termasuk dua paket program multi-years,” kata Kadis PUPP Kepri, Rodi Yantari, kepada hariankepri.com.
Rodi mengatakan, dana pinjaman menjadi sumber pembiayaan utama bagi 41 paket proyek yang di Dinas PUPP sepanjang 2026.
Dinas PUPP menjalankan sebagian besar proyek dengan kontrak tahun tunggal, sedangkan dua proyek menggunakan skema tahun jamak atau multi-years.
“Realisasi keuangan kita per awal Juli sudah mencapai sekitar Rp73,766 miliar atau 24,32 persen,” ujarnya.
Rodi memperkirakan, serapan anggaran akan terus meningkat seiring perkembangan pekerjaan fisik di lapangan.
Ia menambahkan arus kas dinas hingga pertengahan tahun masih didominasi penggunaan dana pinjaman tersebut.
“Sebagian besar atau dominannya memang bersumber dari dana pinjaman tersebut,” pungkasnya. (sih)






