TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, sedang menyiapkan langkah besar untuk memperkuat kedaulatan pangan di pulau-pulau kecil.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH), Rika Azmi mengatakan, ada 109 dapur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPPG) akan segera dibangun di wilayah terpencil.
Rika menjelaskan pembangunan SPPG itu bertujuan, agar masyarakat penerima manfaat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di pulau-pulau kecil tidak lagi bergantung pada kiriman bahan pangan dari daratan besar.
“Perubahan cuaca di laut sering membuat pengiriman terhambat. Jadi, solusinya dapur harus tersedia langsung di setiap pulau tempat warga tinggal,” katanya, kepada hariankepri.com, Selasa (26/8/2025).
Selain itu kata dia, keberadaan dapur SPPG di wilayah terpencil itu juga akan membuat distribusi bahan pangan lebih merata dan terjamin.
“Sehingga, siswa sekolah dan ibu hamil di pulau terpencil bisa langsung merasakan manfaat program MBG,” sebutnya.
Rika menambahkan, pembangunan 109 SPPG tersebut, dapat memenuhi kebutuhan pangan bagi 48 ribu orang penerima manfaat program MBG.
Ia berharap, kebijakan ini tak hanya menekan hambatan logistik, tetapi juga menghadirkan keadilan akses pangan bagi masyarakat pesisir dan pulau kecil.(kar)





