TANJUNGPINANG (HAKA) – Upaya Gubernur Kepri Ansar Ahmad, membuahkan hasil, setelah Bapanas menugaskan Bulog untuk# mengalokasikan 4.000 ton beras premium ke Kepri.
“Pengiriman beras ini langsung dari Sulawesi,” ucap Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Menurutnya, langkah strategis ini bertujuan menjaga ketersediaan pangan, jelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Kita juga mengantisipasi potensi cuaca buruk yang ekstrem,” imbuhnya.
Gubernur Ansar menyampaikan permintaan ini dalam pertemuan bersama Bapanas, Bulog, dan Kapolda Kepri pada 10 November 2025 lalu.
“Tentunya kita menyambut baik upaya Bapanas ini,” kata Ansar, kemarin.
Ansar berharap alokasi ini dapat stabilkan ketersediaan beras, sekaligus meminta beras itu terdistribusi ke seluruh wilayah Kepri.
Ansar mewanti-wanti potensi lonjakan harga, saat cuaca ekstrem dan peningkatan permintaan akan memicu kenaikan harga.
“Beberapa komoditas pangan menjadi fokus pengawasan, meliputi cabai merah, beras, ikan selar, minyak goreng, telur, dan ayam ras,” sebutnya.
Ansar juga memerintahkan OPD terkait memperkuat koordinasi. Mereka harus memperbarui neraca pangan.
“Mereka juga wajib menjamin kelancaran distribusi logistik,” kata Ansar.
Sementara itu, Kepala BPS Kepri, Margaretha Ari Anggorowati, juga optimis dan yakin inflasi Nataru bisa terjaga di bawah 3,5 persen.
“Program pengendalian harga terbukti berjalan efektif,” singkatnya. (dim)





