TANJUNGPINANG (HAKA) – Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengungkapkan, capaian luar biasa terkait realisasi investasi asing yang tumbuh 16,62 persen sepanjang tahun 2025.
Selain itu, kata Ansar, investasi dalam negeri melonjak drastis hingga 112,04 persen, sebagai bukti tingginya kepercayaan para investor kepada daerah.
Ansar menjelaskan bahwa aliran modal yang masuk, memperkuat struktur PDRB Kepulauan Riau secara signifikan pada periode kepemimpinannya saat ini.
“Sektor pariwisata juga sukses meningkatkan pendapatan masyarakat lokal di berbagai kabupaten dan kota,” terangnya kepada hariankepri.com, belum lama ini.
Data menunjukkan, kunjungan wisatawan mancanegara menembus angka 2,027 juta orang atau naik sebesar 22,59 persen, apabila perbandingannya dengan tahun sebelumnya.
Ansar menyebut, total pengeluaran wisatawan di Kepri kini menyentuh angka fantastis, yakni mencapai Rp22 triliun bagi ekonomi daerah.
Di sektor lain, ekspor juga mencatat kenaikan nilai sebesar 17,37 persen yang mempertegas posisi Kepri sebagai pusat perdagangan internasional utama.
Ansar menegaskan, bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari visi pembangunan ekonomi yang merata bagi seluruh lapisan warga Kepri.
“Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Kepri menunjukkan tren meningkat secara konsisten selama periode 2021 hingga 2025,” ujarnya.
Pada tahun 2025, IPM Kepri mencapai angka 80,53, yang menandakan graduasi daerah dari kategori Tinggi menjadi kategori Sangat Tinggi.
“Kalau secara nasional, capaian IPM Kepri sukses menempati peringkat ketiga terbaik, sekaligus menjadi yang tertinggi untuk wilayah di luar Jawa,” kata Ansar.
Ia menambahkan, bahwa pertumbuhan ekonomi yang inklusif menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan sosial di Kepri. (fik)





