BATAM (HAKA) – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad resmi menandatangani pinjaman Pemprov Kepri sebesar Rp 400 miliar, dari Bank Jabar Banten (bjb), Jumat (6/3/2026).
Penandatanganan pinjaman ini resmi oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, bersama jajaran bjb di ruang VIP, Pelabuhan Punggur, Batam.
Kepala BKAD Kepri, Venni Meitaria, mengonfirmasi kewajiban membayar bunga sebesar 7,75 persen secara efektif kepada pihak bank tersebut,
“Bunganya tetap selama masa cicilan berjalan,” ujarnya
Ia menegaskan, pemerintah daerah wajib melunasi seluruh beban pokok, beserta bunganya sebelum masa jabatan kepala daerah berakhir, atau hingga tahun 2029 mendatang.
“Pencairan dalam dua tahap, yakni tahun 2026 dan 2027,” sebutnya.
Venni merincikan, pemerintah menarik pinjaman sebesar Rp 250,6 miliar pada tahun 2026, lalu menyusul penarikan sebesar Rp 149,4 miliar pada tahun 2027.
Venni mengakui pihaknya sedang menyiapkan perhitungan nilai angsuran tersebut, meskipun proses perjanjian pinjaman sudah berjalan.
“Dukungan finansial ini untuk program pembangunan vital, guna memeratakan akses konektivitas bagi seluruh masyarakat di daerah,” tukasnya. (sih)





