30.6 C
Tanjung Pinang
Sabtu, September 12, 2026
spot_img

Ansar Ajak JAM-Intel Kejagung Keliling Pulau Penyengat

TANJUNGPINANG (HAKA) – Gubernur Kepri Ansar Ahmad, mendampingi Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM-Intel) Kejagung RI Reda Manthovani keliling Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Selasa (25/8/2026).

Ansar memanfaatkan momen ini, untuk mempromosikan sejarah Kesultanan Riau-Lingga.

Ia juga mengenalkan potensi wisata budaya Melayu, kepada rombongan Kejagung RI.

Rombongan memulai perjalanan dari Balai Adat Indera Perkasa. Di tempat ini, Ansar memaparkan silsilah pahlawan nasional Raja Ali Haji.

Gubernur juga menunjukkan maket museum dan Monumen Tugu Bahasa. Ia menjelaskan karya monumental Gurindam Dua Belas yang mendunia.

Setelah itu, rombongan berziarah ke kompleks makam Raja Hamidah atau Engku Putri. Mereka memanjatkan doa di makam Engku Putri dan Raja Ali Haji.

Ansar menceritakan perjuangan kedua tokoh tersebut dalam membangun peradaban Melayu.

Rombongan mendengarkan kisah sejarah itu dengan penuh khidmat. Kunjungan tersebut berakhir di Masjid Raya Sultan Riau Penyengat.

Ansar menerangkan sejarah pembangunan masjid ikonik tersebut. Ia juga memamerkan keunikan arsitektur bangunan bersejarah itu.

Ansar menegaskan bahwa Pulau Penyengat menyimpan nilai sejarah yang sangat tinggi. Pulau ini menjadi bukti kejayaan Kerajaan Melayu Riau-Lingga.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Kepri memiliki warisan Islam dan budaya Melayu yang kuat,” kata Ansar.

Ia yakin, promosi ini memperkuat citra Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata unggulan.

Langkah ini sekaligus menjaga warisan leluhur agar generasi muda tetap mengenalnya.

Sementara itu, JAM-Intel Reda Manthovani mengagumi kelestarian situs sejarah di Pulau Penyengat.

Reda menilai pulau ini memegang peran besar dalam perkembangan peradaban kawasan Melayu.

Pemerintah Provinsi Kepri terus mendorong Pulau Penyengat sebagai pusat edukasi sejarah dan pariwisata terpadu. (sha)

Pasha Azzikra
Pasha Azzikra
Jurnalis Hariankepri.com sejak tahun 2024. Aktif menulis isu-isu sosial dan masyarakat baik lokal dan nasional.
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru