TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang mengakui, sejumlah titik persimpangan di ibu kota mendesak pemasangan lampu lalu lintas.
Kepala Dishub Tanjungpinang, Boby Wira Satria menyebut, titik krusial berada di simpang arah Kemenag menuju Senggarang.
“Idealnya titik itu menggunakan sistem ATCS,” ujarnya.
Boby menjelaskan, prioritas utama Dishub saat ini adalah memastikan seluruh Traffic Light yang terpasang, tetap berfungsi baik dan tidak mati.
Biaya perawatan alat lama menjadi fokus utama agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur-jalur utama Kota Tanjungpinang.
“Fokus kami merawat yang ada agar tidak mati. Untuk penambahan, kami mungkin mempertimbangkan yang konvensional saja dulu,” jelasnya.
Terkait upaya mengurai kemacetan, Boby memaparkan pihaknya menerapkan dua strategi utama, yakni penanganan rutin dan insidental.
Penanganan rutin berupa penempatan personel di titik rawan macet pada jam sibuk, terutama saat jam keberangkatan anak sekolah.
“Sedangkan penanganan insidental kami terapkan saat ada acara khusus, seperti pemberlakuan sistem satu arah,” tambahnya.
Dalam bertugas, Boby menegaskan Dishub selalu berkolaborasi erat dengan Satlantas Polresta Tanjungpinang, guna memastikan rekayasa lalu lintas berjalan lancar. (sih)





