TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Dinas Perpustakaan Kearsipan (DPK) Kepri Moh Bisri menyebut, target ideal pemenuhan koleksi buku bacaan untuk perpustakaan provinsi minimal 50.000 eksemplar.
​”Kita masih kekurangan sekitar 30.000 buku,” ucapnya kepada hariankepri.com.
Pihaknya mencatat, koleksi literatur pemerintah daerah saat ini baru menyentuh angka 20.000 judul buku.
​”Problem utamanya adalah keterbatasan anggaran daerah. Pengadaan 30.000 buku sekaligus berat, makanya bertahap,” jelas Bisri.
​Pemenuhan variasi buku tersebut sangat penting untuk merangkul seluruh segmen pembaca, mulai dari pelajar sekolah hingga buku spesifik sektor kemaritiman.
​Pemerintah pusat melalui Perpustakaan Nasional rutin menggelontorkan bantuan pengadaan buku, tapi belum mencukupi kuota ideal provinsi.
​Guna menyiasati defisit anggaran,
​pihaknya gencar mendorong gerakan menyumbang buku sukarela dari masyarakat.
“Termasuk membidik peluang alokasi dana CSR perusahaan swasta,” pungkasnya. (sih)






