TANJUNGPINANG (HAKA) – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen), Atip Latipulhayat mengapresiasi keberhasilan Pemprov Kepri.
“Yaitu keberhasilan dalam membangun sektor pendidikan,” ucap Atip saat berkunjung ke Tanjungpinang, pekan lalu.
Menurutnya, ​Pemprov Kepri mampu mencetak prestasi di bidang pendidikan, meski menghadapi tantangan geografis wilayah laut yang luas.
​”Tidak mudah menyelenggarakan pendidikan di Kepri. Ini merupakan prestasi,” ujarnya.
​Atip memaparkan target besar kementeriannya, dalam melakukan perbaikan fasilitas sekolah secara massal.
​Kementerian menargetkan, peremajaan puluhan ribu bangunan sekolah yang mengalami kerusakan di sepanjang tahun ini.
​”Tahun ini target revitalisasi sekitar 60 ribu satuan pendidikan,” terangnya.
​Gubernur Kepri Ansar Ahmad merespon paparan wamen, dengan menyampaikan terima kasih atas besarnya kucuran dana APBN ke Kepri.
​Ansar menegaskan, bahwa dukungan finansial tersebut sangat krusial dalam mempercepat digitalisasi sistem belajar mengajar di Kepri.
​”Tahun lalu kita dapat bantuan dua unit sekolah baru di Batam dan Karimun,” ungkap Ansar Ahmad.
​Pemprov Kepri sukses mengelola dana pusat sebesar Rp100 miliar, untuk revitalisasi 107 bangunan sekolah pada tahun lalu.
​”Tahun ini kembali mendapat bantuan dua unit sekolah baru dengan nilai masing-masing sekitar Rp8 miliar,” pungkasnya. (sih)





