TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri menjelaskan penyebab penundaan program kelistrikan di lima pulau pesisir Kota Batam.
Kepala Dinas ESDM Kepri, Darwin, mengungkapkan, PT PLN menganggarkan program listrik desa di lima pulau tersebut dari APBN.
“Pemerintah Pusat menggeser prioritas anggaran, sehingga program ini belum terealisasi di tahun 2024,” ujar Darwin kepada hariankepri.com, Jumat (22/5/2026).
Darwin memastikan, pemerintah sudah memasukkan kembali kebutuhan listrik warga lima pulau tersebut ke dalam perencanaan jangka panjang.
“Saat ini, PLN memasukkan lima pulau bersama 26 lokasi lain di Kepri ke dalam roadmap periode 2026-2027,” jelasnya.
Darwin menambahkan, Gubernur Kepri menaruh perhatian serius terhadap masalah ini, dengan melakukan upaya jemput bola ke Jakarta demi warga pesisir.
“Pak Gubernur sudah bertemu langsung Menteri ESDM dan Dirjen untuk memastikan prioritas dan realisasi roadmap ini,” pungkasnya.
Sebelumnya, sejumlah perwakilan warga lima pulau melayangkan permohonan audiensi. Warga mempertanyakan kelanjutan program kelistrikan yang mereka nantikan sejak dua tahun lalu. (sih)





