BATAM (HAKA) – Pemprov Kepri menegaskan komitmen, dalam menjamin akses pendidikan melalui program beasiswa S1 dan S2 bagi mahasiswa.
Pemerintah juga menjalankan kebijakan SPP gratis bagi seluruh sekolah, yang berada di bawah naungan Provinsi Kepulauan Riau.
“Pemerintah tidak mau lagi ada anak-anak yang putus sekolah di Kepri,” tegas Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura.
Nyanyang memaparkan, angka Harapan Lama Sekolah Kepri,menempati urutan ketiga nasional dan peringkat pertama di seluruh Sumatera.
Program bantuan ini bertujuan menyiapkan calon pemimpin yang akan membawa daerah menjadi Makmur, Maju, dan Merata di masa depan.
Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peringatan Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional di Batam.
Ketua BKOW Kepri, Dwi Nyanyang, bersama Wakil Ketua I DPRD Kepri Dewi Ansar, turut hadir dalam acara di Hotel Harris tersebut.
Sebelumnya, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa program SPP gratis menyasar ribuan siswa SMA, SMK, dan SLB negeri di seluruh wilayah Kepri.
Ansar menjelaskan kebijakan ini mulai berlaku secara efektif untuk tahun ajaran baru guna meringankan beban ekonomi orang tua murid secara langsung.
Gubernur Ansar ingin memastikan, distribusi beasiswa menjangkau mahasiswa berprestasi dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu secara transparan dan merata.
Ia berharap integrasi antara SPP gratis dan beasiswa mampu menciptakan sumber daya manusia Kepri yang unggul serta berdaya saing global. (adv)





