TANJUNGPINANG (HAKA) – Sejumlah anak dari kalangan mampu, bahkan berstatus anak pejabat di Tanjungpinang menerima subsidi SPP gratis.
Padahal, Gubernur Ansar Ahmad merancang program ini untuk membantu keluarga yang mengalami kesulitan finansial.
Seorang narasumber hariankepri.com, menyayangkan lemahnya pengawasan, sehingga anggaran daerah tidak tepat sasaran.
“Mereka sekolah di salah satu SMA negeri di Pinang. Harusnya anak orang mampu tak dapat,” ungkapnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Hanafi Ekra mengkritik program SPP gratis Pemprov Kepri, sejak tahun anggaran 2024 lalu.
“Secara pribadi saya setuju dengan program itu. Tapi jangan semua (siswa) gratis. Itu kurang tepat. Untuk yang tak mampu saja,” katanya, kepada hariankepri.com, beberapa waktu lalu.
Seharusnya, kata dia program itu bagi para siswa yang kurang mampu. Sehingga, program tersebut benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran.
“Ini anak orang kaya juga SPP nya gratis. Harusnya untuk yang kurang mampu saja, supaya bisa tepat sasaran,” sebutnya.
Sehingga ia pun meminta kepada Pemprov Kepri agar, ke depan dapat meninjau ulang kebijakan tersebut.
Sebelumnya, pada Juli 2024 lalu, Pemprov Kepri resmi meluncurkan program SPP gratis untuk siswa SMA Negeri sederajat di Kepri.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, program SPP gratis itu untuk mengurangi beban orang tua siswa, untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
“Program SPP gratis ini merupakan komitmen kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kepri,” katanya, kepada hariankepri.com. (fik)





