27.1 C
Tanjung Pinang
Rabu, Agustus 19, 2026
spot_img

Amsakar Dorong RUU Kepulauan Wujudkan Keadilan Fiskal

BATAM (HAKA) – Wali Kota Batam Amsakar Achmad, mendorong RUU Daerah Kepulauan menghadirkan keadilan fiskal dan memperkuat pengelolaan potensi kemaritiman.

Amsakar menyampaikan pandangan itu, saat pembahasan RUU Daerah Kepulauan bersama Pansus DPR RI dan DPD RI di Kantor Wali Kota Batam, Senin (20/7/2026).

Ia menilai regulasi itu harus menjawab kebutuhan dasar daerah kepulauan secara menyeluruh.

“Formula bantuan atau anggaran saat ini belum berpihak secara adil pada daerah kepulauan,” kata Amsakar.

RUU itu perlu mengakomodasi keadilan fiskal, pemerataan pembangunan, akses antarpulau, pengelolaan pesisir, kesejahteraan nelayan, dan pulau terluar.

Menurutnya, regulasi juga harus selaras dengan kebijakan KPBPB dan KEK agar pelaksanaannya tidak saling bertabrakan.

“RUU Daerah Kepulauan harus selaras dengan kebijakan khusus yang berlaku di Batam,” ujarnya.

Amsakar juga menyoroti kesenjangan pembangunan antara pusat pertumbuhan ekonomi dan daerah penyangga di Provinsi Kepulauan Riau.

Ia berharap regulasi itu mampu memperkuat pemerataan pembangunan dan meningkatkan daya saing seluruh wilayah kepulauan.

Batam memiliki sekitar 454 pulau dengan penduduk sekitar 1,4 juta jiwa serta komposisi wilayah 66 persen laut dan 34 persen daratan.

Wilayah kerja BP Batam juga berkembang dari delapan pulau menjadi 22 pulau berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2005.

“Kompleksitas pengelolaan wilayah laut harus menjadi dasar perhitungan dalam kebijakan fiskal,” kata Amsakar.

Batam juga mencatat realisasi investasi Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target Rp60 triliun pada tahun ini.

Pada triwulan I, realisasi investasi mencapai Rp17,5 triliun atau meningkat sekitar 103 persen dibandingkan Rp8,6 triliun pada periode sama tahun lalu.

“Capaian ini menunjukkan Batam berpotensi menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Amsakar berharap pembahasan RUU ini segera selesai untuk memperkuat kewenangan dan keadilan fiskal.

Baca Juga:  Sukseskan SE2026, BPS Batam Minta Pelaku Usaha Terbuka

“Serta pengelolaan potensi kelautan serta investasi,” tukasnya. (fik)

Taufik A Habu, S.Psi.
Taufik A Habu, S.Psi.
Lahir di Gorontalo 31 Januari 1982, menamatkan pendidikan Sarjana Psikologi pada tahun 2008 di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, kini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi hariankepri.com. Dua kali meraih nominator Dahlan Iskan Award dan RDK Award di tahun 2011, 2012 dan 2013.
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru