TANJUNGPINANG (HAKA) – Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Yosei Susanti mengatakan, Puskesmas memiliki tanggung jawab besar mencakup fungsi promotif, preventif, hingga pelayanan pengobatan.
“Petugas di Puskesmas sangat luar biasa. Selain melayani pasien, semua alur data kesehatan justru berpusat di sana,” ujar Yosei, kemarin.
Yosei menjelaskan fakta penting, bahwa fasilitas kesehatan tingkat lanjutan (Rumah Sakit) tidak langsung mengirimkan laporan data pasien ke Dinas Kesehatan.
Sebaliknya, pihak Rumah Sakit melaporkan kembali data tersebut ke Puskesmas di wilayah masing-masing untuk proses rekapitulasi berkas.
Puskesmas kemudian merekap dan mengunggah data pasien seperti penderita TB, Diabetes, hingga Hipertensi ke dalam sistem informasi kesehatan daerah.
“Puskesmas merekap data dari Rumah Sakit untuk memasukkannya ke sistem. Jadi memang beban kerja petugas sangat tinggi,” tambah Yosei.
Selain urusan data, Dinkes Kepri terus menggalakkan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui Puskesmas hingga ke tingkat desa.
Langkah ini bertujuan, mengintervensi tren penyakit tidak menular, yang sedang meningkat di tengah masyarakat Kepri saat ini.
“Kami terus memperkuat intervensi di tingkat bawah. Puskesmas adalah garda terdepan kita dalam memastikan masyarakat hidup sehat,” pungkasnya. (sih)





