TANJUNGPINANG (HAKA) – Suasana sore di lampu merah Bundaran Tugu Adipura, Batu 6, terasa lebih hangat pada Sabtu (14/4/2026) akhir pekan lalu.
Sejumlah pemuda dalam komunitas mahasiswa Peduli dan Beraksi (Peuri) sibuk menyapa pengendara sambil menyodorkan paket takjil gratis.
Menariknya, hasil jerih payah mereka berjualan bakso bakar selama tiga hari menjadi sumber pengadaan paket bubur kacang hijau tersebut.
Para mahasiswa ini, mengembalikan laba jualan di kawasan Tepilaut tersebut kepada masyarakat, melalui aksi kepedulian di bulan Ramadan.
Rendy, sebagai salah anggota Peuri, menyebut kegiatan ini sebagai cara mereka mensyukuri hasil usaha.
“Kegiatan ini menjadi salah satu cara kami menyalurkan dana yang berasal dari hasil penjualan sebelumnya,” ungkapnya kepada hariankepri.com, Senin (16/3/2026).
Ia berharap, aksi sederhana ini mampu memantik semangat pihak lain untuk turut menebar kebaikan.
Menurutnya, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat ikatan sosial melalui hal-hal kecil namun penuh manfaat bagi sesama.
“Kami ingin kegiatan ini memberi manfaat dan menginspirasi lebih banyak orang untuk berbagi di bulan suci,” tutur Nita anggota Peuri lainnya.
Niki menambahkan bahwa aksi berbagi takjil ini, merupakan wujud nyata kepedulian Peuri dalam menyemarakkan kebahagiaan di waktu berbuka puasa.
“Inilah cara kami menebarkan semangat berbagi sekaligus menjaga kepedulian sosial kepada masyarakat Tanjungpinang,” kata Niki antusias.
Langkah kreatif anak muda ini membuktikan bahwa semangat berwirausaha bisa sejalan dengan misi kemanusiaan yang menyentuh hati. (sih)





