28.4 C
Tanjung Pinang
Selasa, Juni 16, 2026
spot_img

Akibat Bocor, Kapal Pengangkut Pasir Ekspor dari Karimun Nyaris Karam

BATAM (HAKA) – Kapal Tongkang milik PT Marcopolo Shipyard yang memuat pasir yang yang akan diekspor ke Singapura, mengalami kebocoran, Sabtu (6/9/2025) pagi. Demikian disampaikan Kepala Kantor Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (KPPLP) Kelas II Tanjunguban, Sugeng Riyono.

Menurut Sugeng, Kapal Tongkang BG Bina Marine yang ditarik oleh Tugboat TB Bina Marine 81 Singapura telah diarahkan ke perairan Pulau Putri, Kota Batam.

“Kapal Pangkalan PLP Tanjunguban dan KSOP Batam telah mengamankan kapal tugboat pasir halus itu ke perairan Pulau Putri dari lokasi kejadian saat masuk perairan Singapura,” jelas Sugeng.

Kabag Ops Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul menerangkan kronologi kejadian. Kapal tongkang yang mengangkut pasir halus itu dari Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, berlayar ke Singapura.

Saat hendak masuk perairan negara tetangga, Nahkoda Tugboat Bina Marine 81 Singapura melihat kapal tongkang miring bagian kanan.

Ternyata kapal pengangkut pasir itu bocor. Jika dipaksakan tetap berlayar, maka dapat dipastikan kapal yang memuat material pasir itu akan karam.

“Sehingga, nahkoda tugboat berkoordinasi dengan Batam VTS. Setelah itu, stasiun VTS berkoordinasi dengan Pangkalan PLP Tanjunguban,” tutur Alfaizul.

Selanjutnya, kata Alfaizul, pihaknya bersama KSOP maupun Batam VTS melakukan upaya penyelamatan dengan diarahkan dari perbatasan peraiaran Kepri dan Singapura, ke perairan Pulau Putri, Kota Batam, untuk dikandaskan.

“Kondisi muatan masih aman sampai dievakuasi ke perairan Pulau Putri,” imbuhnya. (rul)

Baca Juga:  Gunakan Mesin Racik, BI Kepri Hancurkan Ribuan Uang Palsu
masrun
masrun
Jurnalis. Bergabung dengan Hariankepri.com sejak 2018. Aktif sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru