TANJUNGPINANG (HAKA) – Sejak awal buka pada September 2025, jumlah murid Sekolah Rakyat Tanjungpinang kini alami penurunan.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menjelaskan, saat ini hanya ada sekitar 65 murid yang masih aktif di sekolah itu.
“Awalnya ada sekitar 100 murid yang aktif, mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Kamis (13/11/2025).
Ia menyebut, ada berbagai macam alasan yang membuat murid-murid itu mengundurkan diri.
“Ada juga yang mengaku tak betah di sekolah berbasis asrama,” katanya.
Selain itu, ada juga orang tua murid yang tidak merasa nyaman karena tinggal berpisah dengan anaknya.
“Lalu ada juga murid yang tidak bersemangat menjalani pendidikan,” sebutnya.
Meski begitu, pihaknya telah mendaftarkan sebanyak 17 anak didik baru pengganti untuk sekolah tersebut.
“Nantinya murid yang baru daftar ini akan menjadi pengganti murid yang mengundurkan diri,” tutupnya. (dim)





