TANJUNGPINANG (HAKA) – BPBD Tanjungpinang meminta masyarakat waspada terhadap potensi terjadinya banjir rob.
Kepala BPBD Tanjungpinang, Muhammad Yamin, mengatakan, potensi rob akan melanda Kota Tanjungpinang dari tanggal 4 Desember hingga 13 Desember 2025.
“Potensi rob ini secara umum bisa berdampak pada aktivitas masyarakat pesisir,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Selasa (2/12/2025).
Lebih lanjut, ia menyebutkan ada beberapa kawasan yang paling rawan terdampak banjir rob.
Antara lain Jalan Pelantar 2, Kelurahan Senggarang, Jalan Rawa Sari, pesisir Kelurahan Tanjung Unggat, Kampung Bugis, Teluk Keriting, pesisir Pulau Dompak, dan Perumahan Puspandari.
“Akan ada peningkatan ketinggian air laut akibat fenomena jarak terdekat bulan ke bumi,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk menjaga saluran air agar sampah tidak tersumbat.
“Lakukan gotong royong serta perkokoh tiang dan dinding rumah bagi yang tinggal di area pesisir laut,” sebutnya.
Jika terjadi suatu bencana buruk, ia mengajak masyarakat segera melapor untuk mendapatkan evakuasi.
“Kami telah menyiapkan posko antisipasi bencana, untuk berjaga selama 24 jam di Kantor BPBD Tanjungpinang,” katanya.
Pihaknya menyediakan tenda pengungsi, tenda keluarga, paket logistik dan lain-lain untuk antisipasi jika terjadi bencana. (rul)





