TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam mengatakan layanan kontrasepsi gratis di 8 puskesmas memudahkan masyarakat memperoleh alat kontrasepsi.
“Untuk mendapatkan layanan, masyarakat cukup membawa fotokopi Kartu Keluarga dan KTP,” ujar Rustam, kemarin.
Warga Tanjungpinang masih bisa mendapatkan layanan kontrasepsi gratis tersebut hingga 22 September 2026.
Layanan tersebut menyediakan IUD, implan, pil KB dan suntik KB setelah peserta menjalani konsultasi serta pemeriksaan tenaga kesehatan.
Dinkes Kota Tanjungpinang menggelar layananitu, dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia atau World Contraception Day 2026.
Puskesmas Mekar Baru membuka layanan pada 10–11 September, sebagai lokasi pertama dalam rangkaian pelayanan tersebut.
Puskesmas Batu 10 kemudian melayani warga pada 14, 15 dan 22 September.
Sementara Puskesmas Tanjung Unggat membuka layanan kontrasepsi gratis pada 15 September.
Puskesmas Melayu Kota Piring melayani warga pada 16–17 September.Pada 17 September, warga bisa mendapatkan layanan di Puskesmas Kampung Bugis dan Puskesmas Sei Jang.
Puskesmas Tanjungpinang membuka layanan pada 21 September, sedangkan Puskesmas Tanjungpinang Barat pada 22 September.
Peserta terlebih dahulu menjalani konsultasi dan pemeriksaan tenaga kesehatan sebelum memilih metode kontrasepsi.
Tenaga kesehatan menyesuaikan pilihan kontrasepsi dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing peserta.
“Manfaatkan layanan kontrasepsi gratis ini,” kata Rustam.
Menurut Rustam, layanan tersebut membantu pasangan usia subur mengatur jumlah anak dan jarak kelahiran.
Layanan itu juga membantu pasangan merencanakan kehamilan sesuai kondisi keluarga.(fik)




