TANJUNGPINANG (HAKA) – Puluhan masyarakat sangat bersemangat mengikuti Kepri Trampoline Party’s di Trans Studio Garden Tanjungpinang, Minggu (7/12/2025).
Kegiatan ini mulai sejak pukul 13.10 WIB. Mereka tampak mengenakan atribut senam yang modis dan menarik perhatian.
Saat melakukan pemanasan, ibu-ibu itu tidak lupa mengabadikan momen dengan handphone mereka.
Selain menggunakan handphone pribadi, mereka juga meminta fotografer untuk memotret penampilannya.
Dengan lantunan musik hip-hop yang kekinian, semuanya kompak mengikuti gerakan instruktur senam.
Ketua Pelaksana Kepri Trampoline Party’s, Melia Septina Salsabilha mengatakan, ada sebanyak 95 peserta yang ikut event tersebut.
“Kami juga mengundang Founder Tanjungpinang Dance & Fitness Indonesia (TDFI), Poppy Christine dari Jakarta untuk ikut,” ujarnya, kepada hariankepri.com, di lokasi.
Lebih lanjut ia menyebut, olahraga senam menggunakan trampolin itu belum cukup terkenal di Kota Tanjungpinang.
“Kalau untuk di Provinsi Kepri khususnya Kota Tanjungpinang, mungkin baru setahun ini orang mengenalnya,” katanya.
Oleh karena itu, ia berharap, pelaksanaan event tersebut dapat menyebarluaskan olahraga senam trampolin kepada masyarakat umum.
“Beberapa kota luar sudah sangat familiar dengan olahraga ini, jadi harus kita dorong juga di Kota Tanjungpinang,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Santi mengatakan, olahraga senam trampolin memberikan banyak manfaat.
“Olahraga ini bisa membakar kalori lebih cepat ketimbang jogging,” ungkapnya.
Meski begitu, ia meminta kepada orang yang pertama kali ingin mencobanya untuk berhati-hati.
“Kalau sembarang gerakannya bisa cidera kita, jadi minimal ada yang mengarahkan gerakan dan jangan terlalu berlebihan,” ucapnya.
Ia mengaku, telah mempelajari olahraga senam trampolin sejak setahun yang lalu bersama anaknya.
“Saya biasanya belajar sama anak di rumah, kami nonton tutorial dari Youtube,” tutupnya. (dim)





