TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemerintah mulai mengoperasikan enam Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kepulauan Riau, dari target dua puluh empat lokasi sejak tahun lalu.
Kepala Dinas ESDM Kepri, Darwin, merinci sebaran lokasi pada tiga daerah. Yaitu tiga di Batam dua di Lingga dan satu di Karimun.
Darwin menjelaskan, bahwa warga sudah mulai menggunakan fasilitas tersebut, karena kontraktor telah menuntaskan seluruh proses pembangunan di lapangan dengan sangat baik.
Warga perlu memahami, perbedaan mendasar saat beralih menggunakan energi matahari ini daripada menggunakan mesin genset berbahan bakar solar setiap harinya.
“Mesin genset menyediakan daya sesuai kapasitas langganan, sedangkan PLTS membatasi total daya pakai selama dua puluh empat jam,” ungkapnya.
Darwin mengingatkan, para pengguna PLTS agar mengatur pemakaian alat elektronik, supaya cadangan daya baterai mencukupi kebutuhan sepanjang hari.
“Masyarakat harus teliti saat menyalakan televisi atau kipas angin, supaya lampu rumah tetap menyala hingga pagi,” imbaunya.
Menurutnya, warga juga mulai terbiasa mengatur konsumsi listrik secara mandiri, meski awalnya mereka membutuhkan waktu cukup lama untuk proses adaptasi lingkungan.
“Pemerintah pusat terus mendorong penggunaan energi bersih, sebagai pengganti mesin diesel pada wilayah pulau-pulau terluar,” pungkasnya. (sih)





