TANJUNGPINANG (HAKA) – Kekerasan terhadap anak di Tanjungpinang belum menunjukkan tanda mereda. Hingga Juni 2026, UPTD PPA mencatat 57 kasus yang melibatkan anak.
Kekerasan seksual menjadi persoalan paling dominan, dengan anak perempuan sebagai kelompok paling rentan. Pelaku juga kerap berasal dari lingkungan terdekat.
Di balik kenaikan laporan, pemerintah melihat keberanian masyarakat mulai tumbuh. Namun, lemahnya ketahanan keluarga dan ancaman ruang digital tetap mengintai.
Seperti apa data dan kondisi kekerasan anak di Tanjungpinang, simak selengkapnya DI SINI.
Penulis : Masrun






