TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Pemadam Kebakaran Tanjungpinang, menangani 45 kasus kebakaran lahan seluas 35 hektare sepanjang Januari 2026.
Kasi Pemadam Kebakaran Tanjungpinang, Derry Ambary, menyampaikan data tersebut kepada Hariankepri, Senin (2/2/2026).
“Total kejadian mencakup 42 kebakaran lahan, satu kebakaran rumah, dan dua kebakaran gudang,” sebutnya.
Menurutnya, korsleting listrik dan aktivitas pembakaran sampah memicu sebagian besar musibah kebakaran tersebut.
Ia mengatakan, cuaca panas dan angin kencang mempercepat perluasan api, sehingga petugas bekerja ekstra keras memadamkannya.
Akumulasi luas area terbakar dari berbagai skala tersebut mencapai total kurang lebih 35 hektare.
Pihaknya menyiagakan lima unit armada pemadam pada sejumlah pos strategis,.untuk mempercepat penanganan.
“Pos Suka Berenang menyiagakan dua unit, sementara Senggarang, Bintan Center, dan Dompak masing-masing satu unit,” jelasnya.
Ia melarang masyarakat membuka lahan, atau membakar sampah tanpa pengawasan demi mencegah risiko kebakaran.
“Pelanggar aturan akan berhadapan langsung dengan pihak berwajib,” tukasnya. (dan)





